home icon
search icon
menu icon

Cegah Penyakit Diabetes, FK USU Gelar Edukasi Metode Self Care untuk Masyarakat Kutalimbaru Deliserdang

Dipublish Pada

14 Agustus 2025

Dipublish Oleh

Syafrijal S.Kom

Cegah Penyakit Diabetes, FK USU Gelar Edukasi Metode Self Care untuk Masyarakat Kutalimbaru Deliserdang

Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk, 'Pembentukan dan Pemberdayaan Masyarakat Mengenai Pencegahan Penyakit dan Metode Self Care Penderita Diabetes, di Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Rabu (13/8).

Tim dari Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) USU tersebut, yakni berasal dari Fakultas Kedokteran (FK) USU yang diketuai Prof Dr dr Arlinda Sari Wahyuni MKes, FISPH, FISCM, SpKKLP(K), bersama Anggota Tim, Prof Dr dr Rina Amelia MARS SpKKLP (K), dr Denny Ferdiansyah, Sp KFR, dan juga dibantu para Mahasiswa FK USU, yaitu Christanti Regina Br Ginting SKed, Cut Raudhatul Ridha SKed, Dinda Putri Maharani SKed, Grace Ibaskatana Banurea SKed, Isabella Anjani Putri SKed, serta Dinda Rahmayani Azhar.

Ketua Tim PKM FK USU, Prof Dr dr Arlinda Sari Wahyuni MKes, FISPH, FISCM, SpKKLP(K) mengatakan, prevalensi diabetes melitus di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, belum tercatat secara spesifik, namun beberapa data terkait, dapat memberikan gambaran umum. Menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes) Deliserdang (2022), Kabupaten Deliserdang memiliki prevalensi tertinggi diabetes melitus, yaitu sebanyak 43,853 kasus. Sementara, informasi dari Puskesmas Kutalimbaru, Deliserdang menunjukkan, bahwa diabetes melitus termasuk dalam 10 penyakit terbanyak di wilayah tersebut pada tahun 2022, dengan Desa Kutalimbaru menjadi daerah dengan kasus diabetes yang cukup tinggi.

"Beberapa penyebab diabetes melitus adalah karena terdapatnya faktor risiko seperti genetik keluarga, kegemukan, dan faktor makanan. Tanda dan gejala yang khas terjadi pada diabetes melitus, adalah rasa haus yang terus-menerus terjadi, keinginan untuk selalu berkemih, dan kelelahan," ujarnya.

 

Menurut Prof Arlinda, jika diabetes melitus tidak segera ditangani, maka akan terjadi komplikasi pada tubuh. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi, adalah gangguan penglihatan, masalah pada ginjal, impotensi pada pria, dan kerusakan jaringan tubuh kronis karena luka terbuka yang sukar sembuh.

Adapun, kegiatan PKM ini bekerja sama dengan mitra Ketua Pengajian Raudhatus Sakinah Kutalimbaru, Deliserdang, Berlin Ginting. Hal ini sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dalam mencegah penyakit diabetes melitus.

Acara dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah dan Kadar Glukosa Darah (KGD) pada setiap peserta, yang dilakukan secara bersamaan untuk memeriksa kondisi kesehatan awal mereka. Peserta yang hadir sebanyak 50 orang, yang berasal dari masyarakat sekitar Kutalimbaru, Deliserdang.

Setelah pemeriksaan, peserta melanjutkan dengan mengikuti pretest untuk mengukur pengetahuan awal mereka mengenai pencegahan diabetes melitus sebelum sesi penyuluhan dimulai. Kemudian, acara dilanjutkan dengan penyuluhan yang mengangkat topik, 'Pencegahan Diabetes Melitus'. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman yang komprehensif mengenai diabetes melitus, termasuk definisi, epidemiologi, faktor risiko, gejala, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Para ahli kesehatan juga menjelaskan, bagaimana pola makan yang sehat, olahraga teratur, serta menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol, dapat membantu mencegah diabetes.

Dalam hal ini, Prof Arlinda menekankan, pentingnya deteksi dini dan perubahan gaya hidup sebagai upaya preventif untuk mengurangi risiko diabetes melitus, salah satunya adalah dengan mengurangi berat badan jika melewati batas ideal.

Hal senada juga disampaikan Anggota Tim PKM FK USU, Dinda Putri Maharani SKed dan dr Denny Ferdiansyah Sp KFR. Mereka menerangkan mengenai pencegahan diabetes melitus dan aktivitas yang dianjurkan pada penderita diabetes melitus.

Acara diakhiri dengan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan. Hasil posttest menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai diabetes melitus dan pencegahannya.

https://sumutpos.jawapos.com/pendidikan/2376431802/cegah-penyakit-diabetes-fk-usu-gelar-edukasi-metode-self-care-untuk-masyarakat-kutalimbaru-deliserdang

PKM