Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan bergerak dengan cepat untuk dapat merespon kondisi banjir, longsor dan kerusakan infrastruktur di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat di akhir November 2025.

Dalam hal terkait dengan terjadinya peristiwa tersebut, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana, yang dalam pelaksanaan kegiatan tersebut difokuskan kepada delapan pilar utama, yaitu Distribusi Logistik; Layanan Kesehatan dan Gizi; Pendampingan Psikososial; Rehabilitasi Sanitasi dan Penyediaan Air Bersih; Pendidikan Darurat; Pemulihan Ekonomi; Dukungan Administrasi Publik; serta Mitigasi dan Edukasi Kebencanaan.

Terkait dengan prorgam yang diselenggarakan tersebu, Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara telah membentuk Tim yang akan mempersiapkan serta menyusun Proposal kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana, sesuai dengan waktu dan ketentuan yang telah ditetap berdasarkan Panduan, serta Bimtek penyusunan Proposal yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Dan, Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universtias Sumatera Utara akan memastikan bahwa Program yang diusulkan nanti akan dapat dilaksanakan sesuai dengan program kerja yang diusulkan. Serta, akan dapat menjadi partisipasi aktif Universitas Sumatera Utara menjadi bagian pemulihan yang dijalankan yang berdasarkan kerangka penanganan terpadu.