home icon
search icon
menu icon

Rapat Koordinasi Riset dan PkM LPPM PTNBH

Dipublish Pada

14 Februari 2025

Dipublish Oleh

Dahrul Siregar

Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat USU Menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Riset dan PkM PTNBH yang dilaksanakan di Universtias Terbuka.

Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara menghadiri kegiatan pertemuan Asosiasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dari 24 Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTNBH) yang dilaksanakan di Kantor Pusat Universitas Terbuka di Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua LPPM USU Prof. Dr. Tulus Vor.Dipl.Math., M.Si., Ph.D.

Acara ini berlangsung di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), UT Pusat, Tangerang Selatan. Acara  ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek RI, Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., Ketua Asosiasi LPPM PTNBH Dr. Yuli Setyo Indartono, S.T., M.T., Wakil Ketua Asosiasi LPPM PTNBH, Prof. Dr. R Benny Riyanti, S.H., M.Hum., CN., Para pimpinan Lembaga/Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat PTNBH, Koordinator Riset dan Pengembangan IPTEK BAPPENAS, Ade Faisal, S.T., M.Sc., Rektor UT Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., para Wakil Rektor UT, Para Dekan dan Direktur Sekolah Pascasarjana UT, jajaran pengurus Asosiasi LPPM PTNBH, serta perwakilan dari berbagai PTNBH di seluruh Indonesia.  

 

Ketua LPPM UT, Prof. Dra. Dewi Artati Padmo Putri, M.A., Ph.D menyampaikan rasa bangganya bahwa  pada saat ini merupakan momentum yang berharga, karena UT sebagai PTNBH yang tergolong baru berkesempatan untuk menjadi tuan rumah dalam acara yang bergengsi ini. Prof. Dewi juga menyampaikan bahwa dengan diluncurkannya Program Riset Kolaborasi Indonesia dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Tahun 2025 ini akan semakin memperkuat sinergi dan juga positif antar perguruan tinggi sehingga akan semakin banyak mendatangkan kebermanfaatan dan pemberdayaan bagi masyarakat. “Semoga kedua program yang digagas oleh Asosiasi LPPM PTNBH dapat mendorong peneliti/dosen untuk senantiasa menghasilkan kaya inovasi melalui kolaborasi riset dengan peneliti lainnya di dalam negeri dan menghasilkan luaran yang dapat dipublikasikan melalui jurnal-jurnal bereputasi,” ungkap Prof. Dewi. 

 

Rektor UT, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A. dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam riset dan pengabdian kepada masyarakat. “Tentunya forum ini tidak hanya memperkuat kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat tetap juga memperkuat wawasan keilmuan antar peneliti, meningkatkan jumlah publikasi jurnal internasional, serta meningkatkan peringkat perguruan tinggi dan juga kerja sama riset skala kualitas nasional bahkan global. Kami percaya kegiatan kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat di 24 PTNBH akan berlangsung secara berkesinambungan,” ungkapnya.  

 

Mohamad Yunus juga menekankan bahwa untuk mendukung Indonesia Emas 2045, sivitas akademika di Indonesia, khususnya di perguruan tinggi yang tergabung dalam PTNBH mengemban amanah dan peranan kunci, baik di bidang sosial, ekonomi dan inovasi, penegakan hukum, serta ekologi. “Tercapainya Indonesia Emas membutuhkan dukungan dari segenap sivitas akademika dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan kompetensi yang berkarakter. Ini harapan kita bersama,” tegas Mohamad Yunus.

 

Program RKI dan PMKI sendiri merupakan program unggulan Asosiasi LPPM PTNBH yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing akademik Indonesia baik di tingkat nasional maupun global.  Hasil kegiatan ini memformulasikan agenda, rencana, sekaligus pelaksanaan program riset dan PkM kolaborasi Indonesia yang kemudian menghasilkan novelty dari inovasi-inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi di berbagai bidang kehidupan. Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi dapat membangun dan memperluas jejaring kerja sama riset dan PkM dengan universitas terkemuka di Indonesia, memperkuat wawasan keilmuan yang bersifat multi, inter, atau lintas disiplin, dan meningkatkan jumlah publikasi jurnal internasional ter-indeks minimal Scopus yang nantinya dapat meningkatkan peringkat perguruan tinggi di QS/THE. 

 

Dengan digelarnya pertemuan ini, UT tidak hanya memperkokoh posisinya sebagai pusat pembelajaran jarak jauh, tetapi juga sebagai institusi yang aktif mendorong transformasi riset dan inovasi yang lebih inklusif dan berdampak luas bagi masyarakat. 

 

Sumber : https://www.ut.ac.id/berita/2025/02/ut-pimpin-kolaborasi-dahsyat-24-ptnbh-bersatu-untuk-riset-dan-inovasi-pkm-2025/

Berita