Siaran Pers : Hasil Seleksi Administrasi Calon Rektor Universitas Sumatera Utara Periode 2026-2031
Siaran Pers Proses Penjaringan dan Pemilihan Rektor USU Periode 2026-2031
Komite Audit USU 2025-2030 Resmi Bertugas
22 Agustus 2024
Syafrijal S.Kom
TADUKAN RAGA,- Dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan skema ekonomi dan sosial melalui Lembaga Pengabdian dan Pelayanan Kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM-USU). Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Deliserdang, Kamis (4/7).
Pengabdian ini diketuai Prof. Dr. Eng. Ir. Irvan, M.Si. dengan anggota Prof. Ir. Indra Surya, M.Sc., Ph.D, Mersi Suriani Sinaga, S.T., M.T, dan Dr. Ir. Fatimah, M.T, dengan dibantu tiga orang mahasiswa S-1 Fakultas Teknik USU, yakni Johannes Siregar, Handerson Simanjuntak, serta Vandria Alamsyah.
Pada pengabdian yang mengambil judul “Pemberdayaan Masyarakat Lokal di Sekitar Pabrik Sawit Melalui Integrasi Pengolahan Limbah Cair Sawit dan Tandan Kosong pada Produksi Biogas Skala Rumah Tangga dan Budidaya Jamur Merang di Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang” tersebut, para dosen dan mahasiswa memberi penyuluhan bagaimana kombinasi antara limbah cair kelapa sawit dengan kotoran sapi yang banyak di temukan di area sekitar dapat digunakan sebagai biogas yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan langsung di demonstrasikan kepada warga sekitar menggunakan kompor biogas. Tidak lupa mereka juga memberikan penyuluhan terkait budidaya jamur merang.
“Limbah cair kelapa sawit serta kotoran sapi yang biasanya dipandang hanya sebagai limbah, dapat dipakai sebagai penghasil biogas yang dapat digunakan oleh warga sekitar. Kegiatan kali ini bukan hanya untuk mengurangi limbah saja, namun diharapkan memberikan edukasi kepada warga sekitar mengenai pemanfaatan dari limbah tersebut sebagai penghasil energi yang ramah lingkungan,” kata ketua tim pengabdian Prof. Dr. Eng. Ir. Irvan dalam pers rilisnya yang diterima SumutPos.co, Kamis (22/8/2024).
Prof Irvan berharap, kegiatan pengabdian masyarakat yang baru diselenggarakan ini dapat memberikan wawasan baru dalam Upaya pengembangan energi alternatif.
Acara tersebut dibuka dengan pemaparan materi komprehensif, memberikan wawasan mengenai potensi dari limbah yang dapat dipakai untuk kebutuhan warga. Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaaan hasil dari biogas itu sendiri yang mengundang antusias dari masyarakat setempat.
“Warga setempat sangat antusias dalam mengikuti demonstrasi yang diperagakan oleh mahasiswa fakultas teknik tersebut. Tidak lupa para anggota pengabdian juga mengajak warga setempat untuk ikut dalam mengunakan kompor biogas tersebut,” ungkap Prof Irwan.
"Selain memberikan penyuluhan mengenai pemberdayaan limbah cair kelapa sawit dan kotoran sapi yang dapat dijadikan sebagai sebagai biogas, kami juga memberikan penyuluhan mengenai pemberdayaan budidaya jamur merang yang diharapkan dapat membantu perekonomian warga sekitar,” imbuh Prof Irvan.
Kegiatan ini disambut baik oleh kepala lingkungan setempat. “Saya selaku kepala lingkungan di sini, melihat bahwa warga kami sangat antusias terhadap kedatangan para dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik USU dalam melaksanakan pengabdiannya," ungkapnya.
Dia juga berharap, kegiatan yang dilaksanakan tersebut dapat memberikan wawasan baru kepada warga setempat, mengingat masih jarang teknologi seperti ini digunakan di lingkungan mereka. "Besar harapan kami, dengan adanya pengabdian ini dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar dan pengetahuan warga tentang pemanfaatan limbah,” tandasnya.
Program ini pun dinilai tepat sasaran, mengingat banyaknya bahan baku di daerah tersebut. Dengan adanya penyuluhan yang dilaksanakan oleh tim USU, diharapkan warga dapat mengolah limbah cair kelapa sawit serta kotoran sapi menjadi produk yang dapat digunakan serta pengetahuan masyarakat mengenai budidaya jamur merang dapat membantu perekonomian warga setempat sekaligus mengurangi limbah yang selama ini belum dimanfaatkan.