home icon
search icon
menu icon

TPM USU Beri Pelatihan Pembibitan dan Pengolahan Jamur Tiram di Desa Malenggang

Dipublish Pada

04 September 2024

Dipublish Oleh

Syafrijal S.Kom

TPM USU Beri Pelatihan Pembibitan dan Pengolahan Jamur Tiram di Desa Malenggang

Medan. Tim Pengabdian Masyarakat (TPM) Universitas Sumatera Utara (USU) memberi pelatihan budidaya jamur tiram kepada masyarakat, khususnya Kelompok Tani Lele Lawar di Desa Batu Malenggang, Kecamatan Hinai, Langkat, Sumatera Utara, belum lama ini. Pelatihan terkait pembibitan berkualitas, pembuatan baglog bibit dan pengolahan jamur tiram menjadi berbagai produk.

TPM USU terdiri dari Prof Dr Ir Yaya Hasanah M Si, Prof Dr Ir Elisa Julianti MSi, Anggria Lestami SP M Agr dibantu 2 mahasiswa yakni Nadzra Ervina Lubis dan Alghi Fari.

Dalam kegiatan itu, TPM USU melatih masyarakat membuat bibit jamur tiram secara mandiri mulai dari F0, F1 dan F2. Tim juga mengajarkan pembuatan baglog sebagai media tanam yang sangat penting dalam budidaya jamur tiram.

'' Baglog merupakan campuran serbuk gergaji, kapur, dedak dan air yang diolah sedemikian rupa hingga siap ditanami bibit jamur tiram. Bahan-bahan itu harus disterilkan dengan alat autoklaf agar bebas dari kontaminasi bibit penyakit," kata Yaya Hasanah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/8/2024).

Usai pelatihan, tim berharap, masyarakat khususnya Kelompok Tani Lele Lawar, semakin terdorong untuk mengembangkan usaha budidaya jamur tiram mereka secara lebih mandiri dan berkelanjutan. Tujuannya terjadi peningkatan perekonomian desa serta penguatan ketahanan pangan lokal.

Ketua Kelompok Tani Lele Lawar M Ihlal Afiq mengakui, pelatihan yang mereka terima sangat bermanfaat. Dengan mengikuti pelatihan itu, banyak pengetahuan yang mereka dapatkan.

"Sebelumnya pengetahuan kami tentang budidaya jamur tiram masih sangat terbatas. Kami sering kesulitan memperoleh bibit jamur tiram dan pembuatan baglog. Akibatnya hasil panen tidak maksimal. Namun, setelah mengikuti pelatihan ini, kami lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha jamur tiram ini," ujar Ihlal.

Usai pelatihan, TPM USU menyerahkan sejumlah alat pendukung kepada Kelompok Tani Lele Lawar. Antara lain autoclaf, laminar air flow sederhana, dan peralatan pembuatan bibit jamur F0, F1 dan F2 seperti lampu bunsen, pinset, gelas ukur, tabung reaksi, botol kaca, spatula, cawan petri dan bahan dektrosa.

"Penyerahan peralatan ini menandai komitmen USU mendukung usaha budidaya jamur tiram di Desa Batu Malenggang secara berkelanjutan. Kami berharap, alat-alat ini dimanfaatkan dengan baik, sehingga usaha budidaya jamur tiram ini dapat berkembang lebih pesat," ujar Yaya Hasanah.

TPM USU berjanji akan terus melakukan pendampingan dan monitoring sehingga Kelompok Tani Lele Lawar semakin berkembang dan menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya.

Sumber : https://medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2024/08/20/182511/tpm_usu_beri_pelatihan_pembibitan_dan_pengolahan_jamur_tiram_di_desa_malenggang/

PKM