home icon
search icon
menu icon

Workshop Kesehatan Mental Berbasis Smart System di Desa Tangkahen Dilaksanakan Sebagai Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat

Dipublish Pada

02 September 2024

Dipublish Oleh

Syafrijal S.Kom

Medan. Universitas Sumatera Utara kembali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema ‘Smart System Berbasis Web pada Prediksi Kesehatan Mental untuk Edukasi Masyarakat Desa Tangkahen dalam Mendukung Kehidupan Sehat dan Sejahtera’ di Desa Tangkahen pada (19/07). Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk workshop bertajuk ‘Pentingnya Menjaga Kesehatan Tubuh dan Mental Bersama Masyarakat Desa Tangkahen’.

Program ini merupakan bagian dari skema pengabdian kepada masyarakat mono tahun reguler dengan tema kesehatan 2024. Tim pengabdian ini dipimpin oleh Ibu Dewi Sartika Br Ginting, S.Kom., M.Kom., dengan dukungan delapan anggota lainnya, yaitu Ade Sarah Huzaifah, S.Kom., M.Kom., Ivanny Putri Marianto, Muhammad Azi Maulana Manru, Siti Nur Salsabila, Daffa Prawira Akbar, Tiara Bella Dwiyanti Sitepu, Rafi Fauzan Tsany Lubis, Dona Lorenza dan Aska Skata.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Tangkahen tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik melalui pemanfaatan teknologi smart system berbasis web. Sistem ini dirancang untuk memprediksi kondisi kesehatan mental dan memberikan edukasi yang relevan guna mendukung terciptanya kehidupan yang sehat dan sejahtera.

Selama workshop, para peserta dikenalkan dengan konsep dasar kesehatan mental, pentingnya menjaga keseimbangan hidup, serta peran teknologi dalam memantau dan menjaga kesehatan mental. Salah satu bagian penting dari acara ini adalah pengenalan sebuah website yang dikembangkan oleh tim pengabdian. Website ini dirancang untuk membantu masyarakat dalam memantau kesehatan mental mereka sendiri, dengan fitur-fitur seperti prediksi kondisi mental dan rekomendasi langkah-langkah perbaikan yang dapat diakses secara mudah.

Setelah pengenalan website, dilakukan pengambilan kuisioner dari para peserta. Kuisioner ini dirancang untuk mengecek kondisi kesehatan mental peserta, sekaligus mengukur sejauh mana mereka memahami dan menerima manfaat dari teknologi yang diperkenalkan. Data dari kuisioner ini akan dianalisis untuk memberikan gambaran awal mengenai kondisi mental masyarakat serta sebagai dasar dalam merancang program-program pengembangan lebih lanjut yang lebih efektif.

Dalam sambutannya, Ibu Dewi Sartika Br Ginting, S.Kom., M.Kom., “Kami berharap dengan adanya edukasi dan teknologi ini, masyarakat Desa Tangkahen dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung kesejahteraan mereka secara mandiri.”

Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini mendapat respon positif dari masyarakat Desa Tangkahen. Mereka menyambut baik inisiatif dan perhatian yang diberikan oleh tim pengabdian Universitas Sumatera Utara, serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa depan.

Dengan selesainya workshop ini, diharapkan Desa Tangkahen dapat menjadi contoh dalam penerapan teknologi untuk mendukung kesehatan mental di daerah-daerah lainnya. Tim pengabdian Universitas Sumatera Utara berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dan melakukan evaluasi berkelanjutan guna memastikan keberhasilan program ini dalam jangka panjang.

Sumber : https://suarausu.or.id/workshop-kesehatan-mental-berbasis-smart-system-di-desa-tangkahen-dilaksanakan-sebagai-bentuk-pengabdian-kepada-masyarakat/

PKM